1.
Pengertian Gelombang
Gelombang radio ialah sebuah gelombang yang
memiliki frekuensi yang paling kecil atau panjang geombang yang paling panjang.
Gelombang radio yang mana ada di dalam sebuah rentang frekuensi yang luas dan
meliputi beberapa Hz hingga gigahertz (GHz/orde pangkat 9). Dan biasanya juga
dihasilkan dari rangkaian isolator di dalam alat-alat elektronika. Dan spektrum
gelombang radio yang dipisahkan dalam sebuah pita-pita frekuensi ataupun
panjang gelombang.
2. Macam-Macam
Gelombang
a. Gelombang
mekanik
Pengertian dari Gelombang mekanik ialah suatu
gelombang dimana yang dalam proses perambatannya membutuhkan medium (zat
perantara). Atau dengan kata lain jika tidak ada medium, maka gelombang tidak
akan terjadi. Contoh dari gelombang mekanik adalah sebuah Gelombang Bunyi
dimana untuk zat perantaranya adalah udara, sehingga jika tidak adanya udara
maka bunyi tersebut tidak akan terdengar.
b.
Gelombang
Elektromagnetik
Gelombang Elektromagnetik dapat di
artikan sebagai gelombang yang mana di dalam prosesnya perambatan tidak
membutuhkan medium (zat perantara). Dengan kata lain gelombang ini dapat
merambat tanpa harus adanya medium. Contohnya adalah gelombang cahaya yang
selalu ada sehingga tidak memerlukan berupa zat perantara.
c.
Gelombang
Transveral
Merupakan
gelombang dimana untuk arah getarannya tegak lurus seraha dengan rambatannya.
Untuk bentuknya dari getarannya berupa lembah dan bukit untuk lebih jelas bisa
anda lihat pada gambar dibawah ini.
Penjelasan dari gambar diatas, bahwa arah dari
rambatan gelombang tersebut ke kiri dan ke kanan, sedangkan untuk getarnya ke
atas dan ke bawah. Itulah yang di namakan dengan arah rambat tegak lurus searah
dengan getarannya. Contoh dari Gelombang Transversal adalah gelombang pada tali
sesuai dengan gambar diatas
d. Gelombang Longitudinal
Kemudian yang
ke-2 adalah Gelombang longitudinal, merupakan gelombang yang arah rambatannya
sejajar dengan arah getarannya. Sedangkan untuk bentuknya dari getarannya
berupa rapatan dan renggangan (Lihat gambar dibawah ini).
Penjelasanya dari gambar di atas
bahwa untuk arah rambatan gelombang tersebut ke kiri dan ke kanan, sedangkan
untuk arah getarannya ke kiri dan ke kanan pula. Maka ini lah yang disebut
dengan rah getar dan arah rambatnya sejajar. Contoh gelombang jenis ini adalah
Gelombang bunyi, yang mana di udara yang di rambati gelombang ini akan
membentuk rapatan dan renggangan pada molekul-molekulnya, dan ketika terdapat
rambatan molekul-molekul ini juga bergetar. Namun, getarannya hanya sebatas
gerak maju mundur dan tetap pada titik seimbang, jadinya tidak membentuk bukit
dan lembah.
Berdasarkan Amplitudonya(simpangan terjauh) Gelombang ini terbagi
menjadi dua diantaranya adalah sebagai berikut
·
Gelombang Berjalan
Merupakan gelombang yang amplitudonya tetap pada setiap titik yang di lewati gelombang, contohnya gelombang pada tali.
Merupakan gelombang yang amplitudonya tetap pada setiap titik yang di lewati gelombang, contohnya gelombang pada tali.
·
Gelombang diam
Merupakan gelombang yang amplitudonya berubah, contohnya gelombang pada senar gitar yang dipetik.
Merupakan gelombang yang amplitudonya berubah, contohnya gelombang pada senar gitar yang dipetik.
3. Sifat – Sifat Gelombang
a.
Dipantulkan (Refleksi)
Tentu
para pe,baca sudah mengerti mengenai pemantulan ini, maka jika di lihat secara
garis besar pasti sudah memahaminya
Pada
pemantulan gelombang berlaku hukum pemantulan gelombang, di antaranya adalah :
·
Besar sudut datangnya gelombang sama dengan sudut pantul
gelombang.
·
Gelombang datang, gelombang pantul, dan garis normal terletak pada
satu bidang datar.
b.
Dibiaskan
(Refraksi)
Pengertian Pembiasan gelombang
ialah berupa pembelokan arah rambat gelombang, hal ini terjadi karena melewati
medium yang berbeda kerapatannya.
c. Dipadukan (interferensi)
Dalam hal ini Perpaduan gelombang terjadi jika adanya
gelombang dengan frekuensi dan beda fase saling bertemu. Untuk hasil dari
interferensi gelombang menjadi 2 yakni konstruktif (saling menguatkan) dan
destruktif (saling melemahkan).
Dimana
untuk Interferensi Konstruktif akan terjadi apabila 2 gelombang bertemu pada
fase yang sama, sedangkan interferensi destruktif akan terjadi jika 2 gelombang
bertemu pada fase yang berlawanan.
d.
Dibelokkan/disebarkan (Difraksi)
Dengan kata lain Difraksi gelombang merupakan
pembelokkan/penyebaran gelombang, dimana pada gelombang tersebut jika melalui
celah. Gejala difraksi akan semakin tampak jelas jika celah yang di laluinya
semakin sempit.
e. Dispersi Gelombang
Dispersi merupakan penyebaran berupa gelombang
saat merambat melewati suatu medium. Dispersi tentunya tidak akan terjadi pada
pada gelombang bunyi yang merambat melewati udara atau ruang hampa. Dalam hal
ini medium yang bisa mempertahankan bentuk gelombang ini dinamakan medium
nondispersi.
f.
Dispolarisasi (diserap arah getarnya)
Merupakan suatu peristiwa terserapnya sebagian arah
getar gelombang sehingga nantinya hanya ada satu arah saja. Polarisasi ini
dapat terjadi hanya pada gelombang transversal, karena arah gelombangnya sesuai
dengan arah polarisasi, serta sebaliknya dan akan akan terserap pada saat arah
gelombang tidak sesuai dengan polarisasi celah tersebut.
4.
Pemanfaatan
Gelombang
Ada banyak sekali dalam
pemanfaatan gelombang dengan mempertimbangkan dari segala aspek sifat gelombang
yang ada di sekitar kita. Di antaranya adalah :
·
Gelombang TV atau Radio sebagai komunikasi.
·
Gelombang Micro digunakan untuk memasak makanan, alat yang
menggunakan gelombang Micro ini adalah microwave
·
Gelombang bunyi yang di gunakan pada bidang kesehatan yakni
Ultrasonik pada peralatan USG sebagai alat memeriksa dari suatu penyakit.
Bagaimana, apakah anda sekarang
sudah mengerti mengenai Gelombang? Hanya itu saja yang saya dapat jelaskan
mengenai Pengertian, Sifat,
dan Macam Macam Gelombang dan Contohnya, semoga bermanfaat bagi
anda yang membaca.
REFERENSI :
https://www.ruangguru.co.id/pengertian-sifat-dan-macam-macam-gelombang-lengkap-dengan-contohnya/
https://www.ruangguru.co.id/pengertian-sifat-dan-macam-macam-gelombang-lengkap-dengan-contohnya/
Gelombang Radio
:: Langkah meng-setting IP phone ::
1. Jalankan aplikasi paket tracer
2. Buatlah topologi seperti gambar di atas
3. Konfigurasi pada router (Masukke CME)
Router>en
Router#conf
t
Enter configuration commands, one per line. End with
CNTL/Z
4. Ubahlah nama host nya
Router(config)#hostname
CME
5. Lakukan konfigurasi sub-interface pada router yang
digunakan untuk VLAN
CME(config)#int
f0/0.10
CME(config-subif)#ip
add 172.16.0.11 255.255.255.0
%
Configuring IP routing on a LAN subinterface is only allowed if that
subinterface
is already configured as part of an IEEE 802.10, IEEE 802.1Q,
or ISL vLAN.
CME(config-subif)#ipienip
add 172.16.0.11 255.255.255.0ip add 172.16.0.11 255.255.255.0
CME(config-subifip
add 172.16.0.11encap dot1Q 10eip add 172.16.0.11 255.255.255.0ip add
172.16.1.11 255.255.255.0
CME(config-subif)#ex
6. Membuat layanan DHCP server untuk PC client
CME(config)#ip
dhcp pool DATA
CME(dhcp-config)#net
172.16.0.0 255.255.255.0
CME(dhcp-config)#def
172.16.0.11
CME(dhcp-config)#ex
7. Mengkonfigurasi DHCP server untuk IP phone
CME(config)#ip
dhcp pool VOICE
CME(dhcp-config)#net
172.16.1.0 255.255.255.0
CME(dhcp-config)#def
172.16.1.11
CME(dhcp-config)#option
150 ip 172.16.1.11
CME(dhcp-config)#ex
8. Tambahkan baris konfigurasi IP address yang nantinya
tidak akan di distribusikan oleh router
CME(config)#ip
dhcp excluded-address 172.16.0.11
CME(config)#ip
dhcp excluded-address 172.16.1.11
9. Atur jumlah perangkat telephone berbasis IP yang dapat
tersambung dengan perintah berikut.
CME(config)#telephony-service
CME(config-telephony)#max-ephone
5
CME(config-telephony)#max-dn
5
10. Definisikan jumlah maksimal dial number
CME(config-telephony)#aoauto
assign 1 to 5
11. Ip phone
akan terdaftar sejumlah 5
CME(config-telephony)#uip
source 172.16.1.11 port 3000
12. Berikan konfigurasi dial number setiap EP phone
CME(config-telephony)#ephone-dn
1
CME(config-ephone-dn)#number
221
CME(config-ephone-dn
1ephone-dn 2
CME(config-enumber
221number 222
CME(config-ephone-dn
2ephone-dn 3
CME(config-enumber
222number 223
CME(config-ephone-dn
3ephone-dn 4
CME(config-enumber
223number 224
CME(config-ephone-dn
4ephone-dn 5
CME(config-enumber
224number 225
13. Simpan konfigurasi ke NVRAM
CME(config-ephone-dn)#do
wr
Building
configuration...
[OK]
14. Konfigurasi pada switch, edit
hostname
Switch>en
Switch#conf
t
Switch(config)#host SW
15. Buat konfigurasi VLAN
SW(config)#vlan
10
SW(config-vlan)#name
DATA
SW(config-vlan)#vlan
20
SW(config-vlan)#name
VOICE
SW(config-vlan)#ex
16. Lakukan
konfigurasi list interface yang diklasifikasikan sebagia VLAN 20
SW(config)#int
range f0/2-7
SW(config-if-range)#switchport
mode access
SW(config-if-range)#switchport
voice vlan 20
17. Lakukan
seperti langkah sebelumnya pada f0/4 sebagai VLAN 10
SW(config-if-range)#int
f0/4
SW(config-if)#switchport
mode access
SW(config-if)#switchport
access vlan 10
SW(config-if)#ex
18. Setting
int f0/1 sebagai trunk
SW(config)#int
f0/1
SW(config-if)#switchport
mode trunk
SW(config-if)#switchport
trunk allowed vlan 1,10,20
19. Simpan konfigurasi
SW(config-if)#do
wr
Building
configuration...
[OK]
©Selesai... dan Semoga Bermanfaat©
Langkah - Langkah Meng-Setting IP Phone
KONFIGURASI VLAN MENGGUNAKAN SWITCH DAN ROUTER DI CISCO PACKET TRACER
Assalamu’alaikum
Wr.Wb
Di postingan saya
kali ini saya akan memberikan tutorial cara mengkonfigurasi VLAN. Disini saya
gunakan Cisco Packet Tracer sebagai simulasinya. Sebelumnya kita bahas sedikit
tentang VLAN.
Fitur yang paling
diunggulkan dari Switch Cisco adalah kemampuan Managable Switch atau disebut
juga Smart Switch. Artinya, swith ini berbeda denga switch lain yang hanya
bersifat melewatkan paket data. Switch Cisco ini mempunyai fitur unggulan,
yakni VLAN(Virtual LAN).
Apa itu VLAN?
Sesuai artinya, VLAN adalah LAN yang bisa disebut tidak nyata. Jadi seolah –
olah kita sedang berada di jaringan yang berbeda, walaupun kabel/wifi kita
tersambung ke perangkat yang sama. Saat kita melihat, misalnya port 2 dan 3
(Pada Switch) ternyata memiliki subnet ataupun kelas yang berbeda. hal ini
sangat dimungkinkan sekali karena menerapkan fitur VLAN. Jadi port 2 dan 3 tadi
sudah berbeda jaringan, walaupun masih dalam 1 perangkat
Berikut cara
mengkonfigurasi VLAN di Cisco Packet Tracer :
1. Pertama kita buka dulu Cisco Packet Tracer
2. Konfigurasi IP Address
No
|
PC
|
IP
ADDRESS
|
PORT
|
ID VLAN
|
1
|
PC 0
|
192.168.20.10
|
F0/2
|
VLAN 17
|
2
|
PC 1
|
192.168.20.10
|
F0/3
|
VLAN 17
|
3. Konfigurasi
IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration)
4. Konfigurasi
IP Address pada PC0 (klik PC0>Desktop>IP Configuration)
5. Konfigurasi
pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut :
Switch>en
Switch#conf
t
Switch(config)#vlan
31
Switch(config-vlan)#name
kandang
Switch(config-vlan)#ex
Switch(config)#int
f0/2
Switch(config-if)#switchport
mode access
Switch(config-if)#switchport
access vlan 31
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int
f0/3
Switch(config-if)#switchport
mode access
Switch(config-if)#switchport
access vlan 3
Switch(config-if)#switchport
access vlan 31
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#int
f0/1
Switch(config-if)#switchport
mode trunk
Switch(config-if)#ex
Switch(config)#ex
6. Konfigurasi
pada Router (Klik Switch,pilih tab CLI) Tuliskan Perintah berikut :
Router>en
Router#conf t
Router(config)#int f0/0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int f0/0.31
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 31
Router(config-subif)#ip address 192.168.13.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#ex
Router(config)#ex
7. Ping
dari PC0 ke PC1









